<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dede Yusup Blog</title>
	<atom:link href="http://dedeyusup11.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dedeyusup11.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Apr 2010 04:04:26 +0000</lastBuildDate>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dedeyusup11.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0892242ba4ad48499ce345cb38aac972?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dede Yusup Blog</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dedeyusup11.wordpress.com/osd.xml" title="Dede Yusup Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dedeyusup11.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KISAH SUFI ABU BIN ‘AZHIM</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/kisah-sufi-abu-bin-%e2%80%98azhim/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/kisah-sufi-abu-bin-%e2%80%98azhim/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 04:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[KISAH SUFI ABU BIN ‘AZHIM]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Diriwayatkan bahwa seorang sufi besar, Abu bin Azhim, suatu waktu terbangun di tengah malam. Kamarnya bermandikan cahaya. Di tengah tengah cahaya itu ia melihat sesosok makhluk, seorang malaikat yang sedang memegang sebuah buku. Abu bin Azhim bertanya: “Apa yang sedang anda kerjakan?” “Aku sedang mencatat daftar pecinta Tuhan”, jawab sang malaikat. Abu bin Azhim ingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=28&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diriwayatkan bahwa seorang sufi besar, Abu bin Azhim, suatu waktu terbangun di tengah malam. Kamarnya bermandikan cahaya. Di tengah tengah cahaya itu ia melihat sesosok makhluk, seorang malaikat yang sedang memegang sebuah buku. Abu bin Azhim bertanya: “Apa yang sedang anda kerjakan?” “Aku sedang mencatat daftar pecinta Tuhan”, jawab sang malaikat.  Abu bin Azhim ingin sekali namanya tercantum sebagai salah seorang pencinta Tuhan di dalam daftar tersebut. Dengan cemas ia mencoba melongok ke daftar itu, tapi kemudian ia sangat terpukul dan kecewa, karena ternyata namanya tidak tercantum di daftar tersebut.  Ia pun bergumam: “Mungkin aku terlalu kotor untuk menjadi pecinta Tuhan, tapi sejak malam ini aku ingin menjadi pecinta manusia”. Beberapa hari kemudian ia terbangun lagi di tengah malam. Kamarnya dipenuhi cahaya terang benderang, malaikat yang bercahaya itu hadir lagi.  Abu bin Azhim kembali mencoba melihat daftar para pencinta Tuhan, dan ia pun sangat terkejut, karena namanya tercantum pada papan atas daftar pecinta Tuhan. Ia pun bertanya kepada sang malaikat sambil terheran-heran, “<em>Aku ini bukan pecinta Tuhan, aku hanyalah pecinta manusia, bagaimana mungkin namaku tercantum sebagai salah seorang pencinta Tuhan?</em>”. Sang malaikat pun menjawab, “Baru saja Tuhan berfirman kepadaku bahwa engkau tidak akan pernah bisa mencintai Tuhan sebelum kamu mencintai sesama manusia” <em>82]</em>Rasulullah saww juga bersabda, “<em>Kecewa dan Merugilah orang yang Allah tidak mengaruniai di dalam hatinya rasa kasih sayang kepada umat manusia</em>.”<em>83]</em>Mencintai Rasulullah saww sama dengan mencintai Allah SwT, mencintai orang tua kita sama dengan mencintai Allah SwT, mencintai sesama manusia sama dengan mencintai Allah SwT. Seorang <em>‘Arif bi Allah</em>, yaitu, Ahmad ibn Muhammad al-Sawih al-Maliki al-Khalwati berkata, “<em>Engkaulah Muhammad, pintu Allah (Baab Allah), tanpa engkau tidak sampai orang kepada-Nya. Dia, Muhammad, pintu Allah yang agung dan rahasia-Nya (sirruhu), yang membanggakan. Sampainya seseorang kepada Muhammad juga sampainya orang itu kepada Allah, karena sesungguhnya dua hadhrat (Allah dan Muhammad) adalah satu dan siapa yang membedakannya berarti dia belum mengenyam nikmatnya Ma’rifah!</em>” <em>84] </em> Kita akan mendengar satu kisah lagi yang sangat indah yang berkenaan dengan Ahlul Bait Nabi-Nya, yaitu percakapan Imam Husain as, yang saat itu masih kanak-kanak, dengan ayahnya, Imam Ali as, sang Insan kamil.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=28&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/kisah-sufi-abu-bin-%e2%80%98azhim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIALOG IMAM HUSAIN AS DENGAN AYAHNYA</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/dialog-imam-husain-as-dengan-ayahnya/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/dialog-imam-husain-as-dengan-ayahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 03:57:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu masih kecil Imam Husain as (cucu Rasulullah saww) bertanya kepada ayahnya, Imam Ali as, “Ayah, apakah engkau mencintai Allah?” Imam Ali as menjawab, “Ya, Tentu!” Lalu Husain kecil bertanya lagi, “Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu?” (maksudnya Rasulullah) Imam Ali as kembali menjawab, “Ya, tentu saja!”. Imam Husain bertanya lagi, “Apakah engkau juga mencintai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=24&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu masih kecil Imam Husain as (cucu Rasulullah saww) bertanya kepada ayahnya, Imam Ali as, “Ayah, apakah engkau mencintai Allah?”  Imam Ali as menjawab, “Ya, Tentu!” Lalu Husain kecil bertanya lagi, “Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu?” (maksudnya Rasulullah) Imam Ali as kembali menjawab, “Ya, tentu saja!”. Imam Husain bertanya lagi, “Apakah engkau juga mencintai Ibuku?” Lagi-lagi Imam Ali as menjawab, “Ya, Tentu saja aku mencintai ibumu” Husain kecil kembali bertanya, “Apakah engkau juga mencintaiku?” Imam Ali as tersenyum dan menjawab, “Ya, tentu saja aku juga mencintaimu!” Terakhir kali Husain kecil bertanya,”Ayahku, bagaimana bisa engkau menyatukan begitu banyak cinta di dalam hatimu?” Imam Ali as kemudian menjelaskan kepada puteranya yang sangat dicintainya itu, “Wahai Anakku, pertanyaanmu hebat! Ketahuilah, cintaku pada kakek dari ibumu (Nabi saww), ibumu (Fathimah as) dan kepadamu sendiri adalah karena cintaku kepada Allah. Karena sesungguhnya semua cintaku itu adalah cabang-cabang cintaku kepada Allah Swt”<br />
Setelah mendengar penjelasan ayahnya itu, Husain kecil tersenyum mengerti. <em>85] </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=24&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/dialog-imam-husain-as-dengan-ayahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Empat Lilin</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/empat-lilin/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/empat-lilin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 03:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka. Lilin Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. Lilin Yang kedua berkata: z “ Aku adalah Iman Sayang aku tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=19&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 4 lilin yang menyala,<br />
Sedikit demi sedikit habis meleleh.<br />
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.</p>
<p>Lilin Yang pertama berkata:<br />
“Aku adalah Damai<br />
Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”<br />
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.</p>
<p>Lilin Yang kedua berkata:<br />
z “ Aku adalah Iman<br />
Sayang aku tak berguna lagi.<br />
Manusia tak mau mengenalku,<br />
Utnuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”<br />
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.</p>
<p>Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:<br />
Aku adalah Cinta</p>
<p>Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.<br />
Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.<br />
Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”<br />
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.<br />
Tanpa terduga…<br />
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.<br />
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:<br />
“ Ekh apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”<br />
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.</p>
<p>Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:<br />
“Jangan takut,<br />
Janganlah menangis,<br />
selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:<br />
Akulah<br />
HARAPAN”<br />
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.<br />
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….<br />
…dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=19&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/04/15/empat-lilin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kumpulan artikel</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/22/kumpulan-artikel/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/22/kumpulan-artikel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 14:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[mypost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[gimana kabarnya kawan,mungkin kali ini saya ga ngepost banyak-banyak tp saya cuma mau berbagi aja ma temen, kalo pengen artikel tentang hadits arbain,fiqih kewanitaan, puisi,e-book,kaderisasi ulam temen-temen bisa kunjungi webku ketik aja &#8220;dedeyusup11.megabyet.net&#8221;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=14&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>gimana kabarnya kawan,mungkin kali ini saya ga ngepost banyak-banyak tp saya cuma mau berbagi aja ma temen, kalo pengen artikel tentang hadits arbain,fiqih kewanitaan, puisi,e-book,kaderisasi ulam temen-temen bisa kunjungi webku</p>
<p>ketik aja &#8220;dedeyusup11.megabyet.net&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=14&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/22/kumpulan-artikel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bisnis aneh</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/06/bisnis-aneh/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/06/bisnis-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 06:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/06/bisnis-aneh/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=13&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=13&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/06/bisnis-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kaderisasi Ulama</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/kaderisasi-ulama/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/kaderisasi-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 22:33:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi Ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Kesatu : KADERISASI ULAMA SEBUAH KENISCAYAAN A.  SIGNIFIKASI KADERISASI ULAMA 4. ia berkata &#8220;Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. 5. dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku[898] sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=11&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Bagian Kesatu :</p>
<p style="text-align:center;">
KADERISASI ULAMA SEBUAH KENISCAYAAN</p>
<p style="text-align:left;">
A.  SIGNIFIKASI KADERISASI ULAMA</p>
<p style="text-align:left;">
4. ia berkata &#8220;Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku.<br />
5. dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku[898] sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera,</p>
<p>[898] Yang dimaksud oleh Zakaria dengan mawali ialah orang-orang yang akan mengendalikan dan melanjutkan urusannya sepeninggalnya.Yang dikhawatirkan Zakaria ialah kalau mereka tidak dapat melaksanakan urusan itu dengan baik, karena tidak seorangpun diantara mereka yang dapat dipercayainva, oleh sebab itu Dia meminta dianugerahi seorang anak.</p>
<p>Setiap kali terdengar berita tentang wafatnya seorang ulama, betapa setiap dada mukmin pasti bergetar, khawatir kalau-kalau yang patah takkan tumbuh dan yang hilang takkan terganti.dalam suasana berkabung seperti itu biasanya doa senada Nabi Zakaria di atas rasanya relevan dan seharusnya terdengar lebih nyaring.<br />
Persoalan mendasar yang mungkin inheren dengan keprihatinan umat dengan kelangkaan ulama dewasa ini, karena beban dan tugas mereka yang begitu berat dalam merekat umat untuk tidak terpecah-pecah. Pada dasarnya memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan bangsa. Hal ini karena ketokohannya dibidang ilmu agama dan merupakan panutan masyarakat. Sebagai panutan merka memilki karisma. Sampai sekarang, masyarakat umumnya masih menerima dan menghayati pengertian ulama sebagai ketikohan yang khas.<br />
Pertanyaannya kemudian, bagaimana sistem kaderisasi ulama yang seharusnya dijalankan? Sebab dengan banyakanya ulama besar yang wafat dikhawatirkan apa yang diutarakan Rasulullah SAW betul-betul terjadi. Rasulullah SAW bersabda :<br />
“ sesungguhnya Allah akan mencabut ilmu pengetahuan,tidak mencabutnya langsung dari manusia, melainkan dengan mewafatkan ulama. Dan jika tidak tersisa satupun orang alim, maka manusia mengangkat para pemimpin yang jahil, yang jika diminta pendapatnya, mereka memberikan fatwa tanpa pengetahuan sehingga sesat menyesatka “. (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad dan Turmudzi).<br />
B.  MENDEFINISIKAN ULAMA<br />
Secara bahasa, kata ulama adalha bentuk jamakdari kata ‘alim. ‘Alim adalah isim dari kata dasar : ‘Ilmu. Jadi ‘alim adalah orang berilmu, maksudnya ilmu syariah.ulama adalah orang-orang yang puny ilmu ke dalam di bidang ilmu syariah. Sedangkan secara istilah kata ulama mengacu kepada orang dengan spesifikasi penguasaan ilmu-ilmu syariah dengan semua rinciannya, mulai dari hulu hingga hilir.</p>
<p>Mengingat apesifikasi keahlian yang dimiliki ulama, Al-Qur’an memberikan gambaran tentang ketinggian derajat para ulama. Allah SWT berfirman:<br />
11. Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: &#8220;Berlapang-lapanglah dalam majlis&#8221;, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: &#8220;Berdirilah kamu&#8221;, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjaAkan.<br />
Sedangkan di dalam hadits nabi Muhammad SAW  disebutkan bahwa para ulama adalah orang-orang yang dijadikan peninggalan dan warisan oleh para nabi. Sabda Rasulullah SAW:<br />
“ dan para ulama adalah warisan peniggalan para nabi. Para nabi tidak meninggalkan warisan berupa dinar (emas), dirham (perak), tetapi merka meninggalkan warisan berupa ilmu”. (H.R. Ibnu Hibban dengan derajat yang shahih).<br />
Di dalam kitab Ilya’ulum Al &#8211; din karya Al – Imam Al – Ghazali disebutkan bahwa manusia yang paling dekat derajatnya dengan derajat para nabi adalah ahlul – ilmi (ulama) dan ahlul jihad (mijahidin).<br />
Karena ulam adalah orang yang menunjukkan manusia kepada ajaran yang dibawa para rasul, sedangkan mijahid adalah orang yang berjuang dengan pedangnya untuk membela apa yang diajarkan oleh para Rasul.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=11&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/kaderisasi-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Fiqih</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-fiqih/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-fiqih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 13:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sumber-Sumber Fiqh Islam Semua hukum yang terdapat dalam fiqih Islam kembali kepada empat sumber: 1. Al-Qur’an Al Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi kita Muhammad untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Ia adalah sumber pertama bagi hukum-hukum fiqih Islam. Jika kita menjumpai suatu permasalahan, maka pertamakali kita harus kembali kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=5&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumber-Sumber Fiqh Islam</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Semua hukum yang terdapat dalam fiqih Islam kembali kepada empat sumber:</p>
<p>1.<strong> Al-Qur’an</strong></p>
<p>Al Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi kita Muhammad untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Ia adalah sumber pertama bagi hukum-hukum fiqih Islam. Jika kita menjumpai suatu permasalahan, maka pertamakali kita harus kembali kepada Kitab Allah guna mencari hukumnya.</p>
<p>Sebagai contoh:</p>
<p>Bila kita ditanya tentang hukum khamer (miras), judi, pengagungan terhadap bebatuan dan mengundi nasib, maka jika kita merujuk kepada Al Qur’an niscaya kita akan mendapatkannya dalam firman Allah subhanahu wa Ta’ala: (QS. Al maidah: 90)</p>
<p>Bila kita ditanya tentang masalah jual beli dan riba, maka kita dapatkan hukum hal tersebut dalam Kitab Allah (QS. Al baqarah: 275). Dan masih banyak contoh-contoh yang lain yang tidak memungkinkan untuk di perinci satu persatu.</p>
<p>2.<strong> As-Sunnah</strong></p>
<p>As-Sunnah yaitu semua yang bersumber dari Nabi berupa perkataan, perbuatan atau persetujuan.</p>
<p>Contoh perkataan/sabda Nabi:</p>
<p><em>“Mencela sesama muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran.”</em> (Bukhari no. 46, 48, muslim no. 64, 97, Tirmidzi no. 1906,2558, Nasa’i no. 4036, 4037, Ibnu Majah no. 68, Ahmad no. 3465, 3708)</p>
<p>Contoh perbuatan:</p>
<p>Apa yang diriwayatkan oleh Bukhari (Bukhari no. 635, juga diriwayatkan oleh Tirmidzi no. 3413, dan Ahmad no. 23093, 23800, 34528) bahwa ‘Aisyah pernah ditanya: <em>“Apa yang biasa dilakukan Rasulullah di rumahnya?”</em> Aisyah menjawab: <em>“Beliau membantu keluarganya; kemudian bila datang waktu shalat, beliau keluar untuk menunaikannya.”</em></p>
<p>Contoh persetujuan:</p>
<p>Apa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud (Hadits no. 1267) bahwa Nabi pernah melihat seseorang shalat dua rakaat setelah sholat subuh, maka Nabi berkata kepadanya: <em>“Shalat subuh itu dua rakaat”, </em>orang tersebut menjawab, <em>“sesungguhnya saya belum shalat sunat dua rakaat sebelum subuh, maka saya kerjakan sekarang.”</em> Lalu Nabi <em>shollallahu’alaihiwasallam</em> terdiam. Maka diamnya beliau berarti menyetujui disyari’atkannya shalat Sunat Qabliah subuh tersebut setelah shalat subuh bagi yang belum menunaikannya.</p>
<p>As-Sunnah adalah sumber kedua setelah al Qur’an. Bila kita tidak mendapatkan hukum dari suatu permasalahn dalam Al Qur’an maka kita merujuk kepada as-Sunnah dan wajib mengamalkannya jika kita mendapatkan hukum tersebut. Dengan syarat, benar-benar bersumber dari Nabi shollallahu’alaihiwasallam dengan sanad yang sahih.</p>
<p>As Sunnah berfungsi sebagai penjelas al Qur’an dari apa yang bersifat global dan umum. Seperti perintah shalat; maka bagaimana tatacaranya didapati dalam as Sunnah. Oleh karena itu Nabi bersabda:</p>
<p><em>“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”</em> (Bukhari no. 595)</p>
<p>Sebagaimana pula as-Sunnah menetapkan sebagian hukum-hukum yang tidak dijelaskan dalam Al Qur’an. Seperti pengharaman memakai cincin emas dan kain sutra bagi laki-laki.</p>
<p>3. <strong>Ijma’</strong></p>
<p>Ijma’ bermakna: Kesepakatan seluruh ulama mujtahid dari umat Muhammad saw dari suatu generasi atas suatu hukum syar’i, dan jika sudah bersepakat ulama-ulama tersebut—baik pada generasi sahabat atau sesudahnya—akan suatu hukum syari’at maka kesepakatan mereka adalah ijma’, dan beramal dengan apa yang telah menjadi suatu ijma’ hukumnya wajib. Dan dalil akan hal tersebut sebagaimana yang dikabarkan Nabi saw, bahwa tidaklah umat ini akan berkumpul (bersepakat) dalam kesesatan, dan apa yang telah menjadi kesepakatan adalah hak (benar).</p>
<p>Dari Abu Bashrah <em>rodiallahu’anhu</em>, bahwa Nabi <em>shollallahu’alaihiwasallam</em> bersabda:</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah tidaklah menjadikan ummatku atau ummat Muhammad berkumpul (besepakat) di atas kesesatan.”</em> (Tirmidzi no. 2093, Ahmad 6/396)</p>
<p>Contohnya:</p>
<p>Ijma para sahabat ra bahwa kakek mendapatkan bagian 1/6 dari harta warisan bersama anak laki-laki apabila tidak terdapat bapak.</p>
<p>Ijma’ merupakan sumber rujukan ketiga. Jika kita tidak mendapatkan didalam Al Qur’an dan demikian pula sunnah, maka untuk hal yang seperti ini kita melihat, apakah hal tersebut telah disepakatai oleh para ulama muslimin, apabila sudah, maka wajib bagi kita mengambilnya dan beramal dengannya.</p>
<p>4. <strong>Qiyas</strong></p>
<p>Yaitu: Mencocokan perkara yang tidak didapatkan di dalamnya hukum syar’i dengan perkara lain yang memiliki nash yang sehukum dengannya, dikarenakan persamaan sebab/alasan antara keduanya. Pada qiyas inilah kita meruju’ apabila kita tidak mendapatkan nash dalam suatu hukum dari suatu permasalahan, baik di dalam Al Qur’an, sunnah maupun ijma’.</p>
<p>Ia merupakan sumber rujukan keempat setelah Al Qur’an, as Sunnah dan Ijma’.</p>
<p>Rukun Qiyas</p>
<p>Qiyas memiliki empat rukun:</p>
<p>1. Dasar (dalil).</p>
<p>2. Masalah yang akan diqiyaskan.</p>
<p>3. Hukum yang terdapat pada dalil.</p>
<p>4. Kesamaan sebab/alasan antara dalil dan masalah yang diqiyaskan.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Allah mengharamkan khamer dengan dalil Al Qur’an, sebab atau alasan pengharamannya adalah karena ia memabukkan, dan menghilangkan kesadaran. Jika kita menemukan minuman memabukkan lain dengan nama yang berbeda selain khamer, maka kita menghukuminya dengan haram, sebagai hasil Qiyas dari khamer. Karena sebab atau alasan pengharaman khamer yaitu “memabukkan” terdapat pada minuman tersebut, sehingga ia menjadi haram sebagaimana pula khamer.</p>
<p>Inilah sumber-sumber yang menjadi rujukan syari’at dalam perkara-perkara fiqih Islam, kami sebutkan semoga mendapat manfaat, adapun lebih lengkapnya dapat dilihat di dalam kitab-kitab usul fiqh Islam</p>
<p><strong>Pentingnya Mempelajari Fiqih Islam</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Allah telah menetapkan hukum dari segala sesuatu dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Para ahli ushul fiqih kemudian menggali pokok-pokok pemahaman dari teks-teks yang ada pada keduanya. Dengan memanfaatkan jerih payah para ahli ushul fiqih tersebut, para ahli fiqih kemudian menjelaskan hukum dari segala sesuatu. Penjelasan-penjelasan tersebut tertuang dalam Fiqih Islam. Jadi dengan mempelajari Fiqih Islam, kita akan mengetahui hukum dari segala sesuatu, sehingga kita bisa menjalani kehidupan sesuai dengan hukum-hukum tersebut. Dengan menjalani kehidupan sesuai dengan hukum-hukum Allah tersebut, kita akan selamat dan bahagia di dunia dan di akhirat.</p>
<p><strong>Keutamaan Mempelajari Fiqih Islam</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li>· Dengan mempelajari Fiqih Islam, kita akan menjadi orang yang berilmu karena mengetahui hukum-hukum agama. Kalau kita telah menjadi orang yang berilmu, maka kita akan memiliki banyak kelebihan dan keutamaan diatas orang-orang yang tidak berilmu. Allah berfirman :<em>“Katakanlah : Apakah sama antara orang yang berilmu dan orang yang tidak berilmu?”(QS Az-Zumar: 9)</em></li>
<li>· Sebaik-baik hamba Allah ialah yang paling takut kepada-Nya. Seseorang tidak akan memiliki rasa takut kepada Allah kecuali jika dia itu orang yang berilmu. Allah berfirman :<em>“Yang takut kepada Allah diantara para hamba-Nya hanyalah orang-orang yang berilmu”.    (QS Faathir: 28)</em></li>
<li>· Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Allah berfirman :<em>“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang dikaruniai ilmu”. (QS Al-Mujadalah : 11)</em></li>
<li>· Allah memerintahkan bahwa sebagian diantara orang-orang mukmin harus ada yang memperdalam agamanya, untuk kemudian memberi peringatan kepada saudara-saudaranya sesama mukmin yang lain. Allah berfirman :<em>“Mengapa tidak pergi dari setiap kelompok diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan tentang din dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga diri”.  (QS At-Taubah 122)</em></li>
<li>· Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan atasnya, maka Allah akan menjadikannya paham dalam masalah agamanya” (HR Bukhari-Muslim, dari Muawiyah ra).</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=5&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-fiqih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Metode Memgajar</title>
		<link>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-metode-memgajar/</link>
		<comments>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-metode-memgajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 13:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedeyusup11</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metode Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedeyusup11.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Metode Mengajar Metode secara harfiah berarti ‘cara’. Dalam pemaikaian umum adalah suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan Metodologi berasal dari bahasa Latin ” Meta ” dan ” Hodos “. Meta artinya jauh (melampaui), Hodos artinya jalan (cara). Metodologi adalah ilmu mengenai cara-cara mencapai tujuan. Adapun kata mengajar berarti memberi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=3&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengertian Metode Mengajar</strong></p>
<p><strong>Metode</strong> secara harfiah<strong> </strong>berarti ‘cara’. Dalam pemaikaian umum adalah suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan <strong>Metodologi</strong> berasal dari <strong>bahasa Latin</strong> ” Meta ” dan ” Hodos “. Meta artinya jauh (melampaui), Hodos artinya jalan (cara). <strong>Metodologi </strong>adalah ilmu mengenai cara-cara mencapai tujuan.</p>
<p>Adapun kata mengajar berarti memberi pelajaran. Adapun dalam mendefinisikan kata mengajar, para ahli memberikan definifi-definisi sebagai berikut.</p>
<p><strong>Arifin</strong> (1978) mendefinisikan bahwa mengajar adalah ” . suatu rangkaian kegiatan penyampaian bahan pelajaran kepada murid agar dapat menerima, menanggapi, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu “.</p>
<p><strong>Tyson dan Caroll</strong> (1970) mengemukakan bahwa mengajar ialah . a way working with students … A process of interaction . the teacher does something to student, the students do something in return. Dari definisi itu tergambar bahwa mengajar adalah sebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara siswa dan guru yang sama-sama aktif melakukan kegiatan.</p>
<p><strong>Nasution</strong> (1986) berpendapat bahwa mengajar adalah ” . suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya dengan anak, sehingga terjadi proses belajar”.</p>
<p><strong>Tardif</strong> (1989) mendefinisikan, mengajar adalah . any action performed by an individual (the teacher) with the intention of facilitating learning in another individual (the learner), yang berarti mengajar adalah perbuatan yang dilakukan seseorang (dalam hal ini pendidik) dengan tujuan membantu atau memudahkan orang lain (dalam hal ini peserta didik) melakukan kegiatan belajar.</p>
<p><strong>Biggs</strong> (1991), seorang pakar psikologi membagi konsep mengajar menjadi tiga macam pengertian yaitu :</p>
<p>a. <strong>Pengertian Kuantitatif</strong> dimana mengajar diartikan sebagai the transmission of knowledge, yakni penularan pengetahuan. Dalam hal ini guru hanya perlu menguasai pengetahuan bidang studinya dan menyampaikan kepada siswa dengan sebai-baiknya. Masalah berhasil atau tidaknya siswa bukan tanggung jawab pengajar.</p>
<p>b. <strong>Pengertian institusional</strong> yaitu mengajar berarti . the efficient orchestration of teaching skills, yakni penataan segala kemampuan mengajar secara efisien. Dalam hal ini guru dituntut untuk selalu siap mengadaptasikan berbagai teknik mengajar terhadap siswa yang memiliki berbagai macam tipe belajar serta berbeda bakat , kemampuan dan kebutuhannya.</p>
<p>c. <strong>Pengertian kualitatif </strong>dimana mengajar diartikan sebagai the facilitation of learning, yaitu upaya membantu memudahkan kegiatan belajar siswa mencari makna dan pemahamannya sendiri.</p>
<p>Jadi, metode mengajar adalah cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan menurut <strong>Adrian</strong> (2004) pengertian metodolgi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dedeyusup11.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dedeyusup11.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dedeyusup11.wordpress.com&amp;blog=11223204&amp;post=3&amp;subd=dedeyusup11&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dedeyusup11.wordpress.com/2010/01/03/pengertian-metode-memgajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e472c00ee7b84133ed009bc17e7f933?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedeyusup11</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
